Memetakan lingkungan, kerentanan, pemangku kepentingan, dan skenario sebelum krisis meledak.
Faster.
Messier.
Tougher.
Panduan strategis untuk memimpin komunikasi ketika krisis bergerak lebih cepat, ruang informasi semakin terfragmentasi, AI memperbesar ancaman dan kapasitas, serta kepercayaan publik semakin sulit dibangun. Buku ini memadukan pengalaman lapangan, refleksi kepemimpinan, dan kerangka tindakan untuk menghadapi era “perma-crisis”.
Menggabungkan kejelasan moral, ketepatan taktis, transparansi, dan konsistensi tindakan.
Membangun kanal langsung, sistem peringatan dini, dan respons lintas fungsi yang terintegrasi.
Book Highlight
Enam tema penting yang merangkum kontribusi buku terhadap komunikasi krisis modern.
Dari “Age of Impact” ke “Age of Issues”
Perusahaan menghadapi tuntutan sosial yang berubah cepat, polarisasi, dan risiko reputasi ketika berbicara maupun memilih diam.
Kebenaran, Kepercayaan, dan AI
Di ruang informasi yang dipenuhi setengah-kebenaran dan disinformasi, kredibilitas harus dibangun sebelum krisis datang.
Budaya Organisasi Terungkap Saat Krisis
Krisis tidak menciptakan budaya; krisis memperlihatkan apakah nilai, kepemimpinan, dan tindakan organisasi benar-benar selaras.
Stakeholder-First Communication
Struktur komunikasi perlu dibangun berdasarkan kebutuhan pemangku kepentingan, bukan berdasarkan batas-batas departemen lama.
Kerentanan sebagai Kekuatan
Pengakuan atas ketidakpastian, empati, dan suara manusia dapat memperkuat kepercayaan jika dipadukan dengan tindakan nyata.
AI sebagai Rekan Tim
AI memperbesar risiko manipulasi, tetapi juga meningkatkan kecepatan, personalisasi, pemantauan, dan kapasitas produksi komunikasi.
Struktur Buku
Susunan pengantar, dua bagian utama, dan empat belas bab berdasarkan daftar isi PDF.
Tentang Buku dan Penulis
Informasi bibliografis dan latar belakang penulis berdasarkan bagian awal buku.
Tentang Bradley Akubuiro
Bradley Akubuiro adalah pakar reputasi korporat dan partner di Bully Pulpit International, tempat ia memimpin praktik komunikasi korporat. Ia pernah menjadi chief spokesperson dan head of global media relations di Boeing, memimpin media relations dan public affairs di United Technologies Corporation, bekerja di Booz Allen Hamilton, menjadi penasihat kebijakan bagi Rev. Jesse Jackson Sr., serta terlibat dalam reformasi tata kelola di Liberia. Ia juga mengajar di Medill School, Northwestern University.
Data Publikasi
Relevan untuk
- Pemimpin organisasi, CEO, dan anggota dewan.
- Praktisi komunikasi korporat, public affairs, dan media relations.
- Akademisi dan mahasiswa komunikasi, manajemen, reputasi, dan kepemimpinan.
- Profesional yang menangani isu, krisis, disinformasi, budaya, dan hubungan pemangku kepentingan.
Lima tuntutan kepemimpinan
- Miliki suara sendiri dan kanal langsung kepada pemangku kepentingan.
- Integrasikan komunikasi dengan strategi, kebijakan, dan tujuan organisasi.
- Ukur persuasi dan perubahan perilaku, bukan sekadar jangkauan.
- Pastikan tindakan organisasi konsisten dengan nilai yang dinyatakan.
- Terima ambiguitas dan siapkan kapasitas bertindak di tengah kekacauan.
Academic Library Access
Buku ini merupakan koleksi gratis. Registrasi dan konfirmasi WhatsApp diperlukan sebelum tombol buka buku diaktifkan.
🟢 Akses Gratis
Lengkapi registrasi, kirim data melalui WhatsApp, lalu buka buku pada tab baru.
💎 Akses Premium
Buku ini tidak memerlukan kode premium karena link disematkan pada Akses Gratis.
👤 Login Anggota
Masuk memakai akun yang telah didaftarkan pada browser atau perangkat ini.