Original Paper
Mixed Methods Study
Open Access · CC BY 4.0
A Platform to Develop and Apply Digital Methods for Empirical
Bioethics Research: Mixed Methods Design and Development Study
Manuel Schneider, MSc, PhD
Health Ethics and Policy Lab, Department of Health Sciences
and Technology, ETH Zurich, Zurich, Switzerland
Studi ini mengembangkan prototipe platform penelitian modular
untuk membantu peneliti bioetika empiris menggunakan,
mengonfigurasi, dan mengembangkan metode digital tanpa
memerlukan keterampilan pemrograman tingkat lanjut.
Platform mengintegrasikan user-centered design, rapid
prototyping, agile software development, micro frontends,
microservices, serta pengelolaan data dan hasil penelitian.
Frontend
Angular
Micro Frontends
⇄
Backend
Flask + pandas
Microservices
Academic Information
Informasi Akademik Artikel
Abstrak
Perkembangan metode digital dan perangkat komputasional
memungkinkan peneliti mengumpulkan serta menganalisis data
dari sumber baru seperti media sosial. Namun, penggunaannya
sering membutuhkan keterampilan teknis yang tidak dimiliki
banyak peneliti bioetika empiris. Penelitian ini mengembangkan
prototipe platform modular melalui mixed methods,
user-centered design, rapid prototyping, dan agile software
development. Hasilnya adalah platform dengan tiga metode
digital yang tersusun dari komponen fungsional yang dapat
digunakan kembali dan dikombinasikan menjadi metode baru.
Digital BioethicsDigital HumanitiesDigital MethodsComputational MethodsEmpirical BioethicsResearch PlatformDigital HealthBioethicsDigital Platform
Metadata Artikel
Penulis
Manuel Schneider, MSc, PhD
Afiliasi
Health Ethics and Policy Lab, Department of Health
Sciences and Technology, ETH Zurich
Jurnal
JMIR Formative Research
Penerbit
JMIR Publications Inc.
Terbit
5 May 2022
Volume/Issue
6(5)
Nomor Artikel
e28558
DOI
10.2196/28558
Akses
Open Access · Creative Commons Attribution 4.0
Informasi Sitasi
Schneider M. A Platform to Develop and Apply Digital Methods
for Empirical Bioethics Research: Mixed Methods Design and
Development Study. JMIR Formative Research.
2022;6(5):e28558. doi:10.2196/28558.
Research Overview
Latar Belakang, Metode, dan Temuan Utama
Latar Belakang Penelitian
Metode digital memungkinkan pengumpulan dan analisis data
dari media sosial serta sumber daring lainnya. Namun,
penerapannya sering membutuhkan keterampilan teknis yang
tidak dimiliki banyak peneliti bioetika empiris.
Kesenjangan Penelitian
Peneliti sering bergantung pada pengembang perangkat lunak
untuk menyiapkan alat, menyesuaikan metode, dan membangun
fungsi baru sehingga proses penelitian menjadi lebih lambat.
Tujuan Penelitian
Mengembangkan platform penelitian yang mempermudah penggunaan
metode digital yang telah tersedia serta menyederhanakan
pengembangan metode baru melalui komponen modular.
Metodologi
Studi menggunakan mixed methods dengan user-centered design,
personas, user stories, rapid prototyping, agile software
development, microservices, dan pengujian dalam studi nyata.
Kerangka Pengembangan Platform
Memahami Pengguna
Menetapkan Persyaratan
Merancang Arsitektur
Rapid Prototyping
Pengujian Nyata
Temuan Utama
Prototipe menyediakan tiga metode digital yang tersusun
dari komponen fungsional.
Komponen dapat dikonfigurasi, digunakan kembali, dan
digabungkan menjadi metode baru.
Platform menggunakan model client-server, Angular, Flask,
pandas, micro frontends, dan microservices.
Pengujian nyata melibatkan studi komunikasi risiko visual
COVID-19 di Twitter dengan 2 tasks dan 23 processes.
Prototipe meningkatkan fleksibilitas peneliti, tetapi masih
memerlukan pengembangan agar siap digunakan secara luas.
Academic Insight
Kontribusi, Kekuatan, dan Keterbatasan
Kontribusi Ilmiah
Artikel memperkenalkan konsep platform modular yang memecah
metode digital menjadi tasks dan processes yang dapat
digunakan kembali serta dikombinasikan.
Kontribusi Praktis
Platform membantu peneliti nonprogrammer menyusun pipeline,
mengelola data, menjalankan komponen, dan memeriksa hasil
penelitian melalui antarmuka web.
Kekuatan
User-centered design
Arsitektur modular
Diuji dalam penelitian nyata
Dapat diterapkan lintas disiplin
Keterbatasan
Jumlah pengguna penguji masih terbatas, pengembangan komponen
baru tetap membutuhkan tenaga teknis, dan prototipe belum
siap menjadi platform produksi berskala luas.
Penelitian Selanjutnya
Diperlukan pengujian yang lebih luas, peningkatan keamanan,
skalabilitas, integrasi metode baru, dan investasi untuk
pengoperasian jangka panjang.
Direkomendasikan Untuk
Peneliti bioetika, digital health, health informatics,
computational social science, mahasiswa pascasarjana,
dan pengembang platform penelitian.
Akses Akademik Premium
Registrasikan identitas, masukkan kode premium, lalu buka
artikel melalui tautan PDF resmi.
Registrasi dan Verifikasi
Akses premium berhasil diaktifkan.
Kode premium tidak valid.
Kotak Sitasi
Schneider M. A Platform to Develop and Apply Digital
Methods for Empirical Bioethics Research: Mixed Methods
Design and Development Study. JMIR Formative Research.
2022;6(5):e28558. doi:10.2196/28558.
Ulasan Akademik
Artikel ini menawarkan blueprint platform modular yang
menjembatani kebutuhan metodologis peneliti bioetika dengan
kemampuan komputasional modern. Nilai utamanya terletak pada
penggunaan komponen yang dapat dikonfigurasi, digunakan
kembali, dan digabungkan untuk membentuk metode digital baru.