Mapping Research on Organizational Culture and Employee Performance in Business: A Systematic Review
Journal of System and Management Sciences, Vol. 14 No. 6, 2024, pp. 11–21
👥 Authors: Rini Fatmawati, Iwan Sukoco, Rusdin Tahir, Herwan Abdul Muhyi
🔗 DOI: 10.33168/JSMS.2024.0602
🎯FocusOrganizational culture and employee performance
🧭MethodSystematic Mapping Study using Scopus
📈ImpactFuture research agenda for business organizations
Indexed article • Academic publication detail
📖 Full Article View
Mapping Research on Organizational Culture and Employee Performance in Business
🇮🇩 Pemetaan Riset Budaya Organisasi dan Kinerja Karyawan dalam Bisnis: Tinjauan Sistematis
👥 Penulis Rini Fatmawati; Iwan Sukoco; Rusdin Tahir; Herwan Abdul Muhyi
📚 Jurnal Journal of System and Management Sciences
🗓 Publikasi Vol. 14 No. 6, 2024, pp. 11–21
🔗 DOI 10.33168/JSMS.2024.0602
🔑 Kata kunci: systematic review; employee performance; organizational culture; business organization.
Abstrak
Studi ini secara sistematis memetakan penelitian tentang budaya organisasi dan kinerja karyawan dalam bidang bisnis yang dipublikasikan selama periode 2017–2022. Basis data Scopus ditelusuri menggunakan kata kunci yang relevan dan menghasilkan 56 studi yang memenuhi kriteria inklusi.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa studi kuantitatif pada perusahaan nasional mendominasi literatur, khususnya dalam sektor perbankan di Indonesia. Hanya dua studi yang berfokus pada perusahaan multinasional. Pemetaan ini mengungkap kesenjangan riset mengenai perbedaan budaya dalam perusahaan multinasional dan industri manufaktur. Kajian ini memberikan gambaran lanskap literatur saat ini untuk memandu penelitian masa depan. Keterbatasan kajian mencakup tidak dimasukkannya buku dan sumber non-bahasa Inggris.
Pendahuluan
Budaya organisasi merupakan salah satu elemen paling penting yang memengaruhi kinerja perusahaan. Budaya organisasi menentukan bagaimana sesuatu dilakukan di dalam organisasi dan dapat menjadi kekuatan positif maupun negatif. Budaya organisasi dapat dipahami sebagai “pelumas” yang menjaga organisasi tetap berjalan. Strategi organisasi dapat berhasil jika budaya yang dimiliki tepat, tetapi budaya yang tidak mendukung dapat menghasilkan kinerja buruk bahkan kegagalan.
Riset budaya organisasi tetap menarik bagi akademisi dan praktisi. Oleh karena itu, diperlukan peninjauan dan pelacakan perkembangan literatur budaya organisasi untuk memperoleh wawasan baru, khususnya terkait pengelolaan kinerja bisnis yang dipengaruhi oleh budaya organisasi.
Pertanyaan Penelitian
R1: Bagaimana tren publikasi di setiap negara?
R2: Metode penelitian dan jenis penelitian apa yang digunakan?
R3: Bagaimana tren publikasi dari tahun ke tahun?
R4: Bagaimana pemetaan berdasarkan bidang bisnis dan kepemilikan bisnis di setiap negara?
Tinjauan Literatur
Organisasi merupakan unit sosial yang terdiri dari dua orang atau lebih yang secara sadar bekerja sama secara berkelanjutan untuk mencapai tujuan bersama. Budaya organisasi adalah seperangkat asumsi implisit yang diterima oleh anggota kelompok dan menentukan bagaimana mereka berperilaku serta merespons lingkungannya.
Kinerja karyawan adalah kemampuan karyawan mencapai tujuan dengan memanfaatkan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien. Karena budaya organisasi berdampak penting pada kinerja, evaluasi kinerja menjadi prasyarat keberhasilan organisasi sekaligus sarana meningkatkan kinerja karyawan.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode Systematic Mapping Study, yaitu metode studi sekunder yang menjadi bagian dari strategi Study Literature Review. Penelusuran dilakukan pada basis data Scopus karena menyediakan kumpulan artikel penelitian bidang bisnis. Kata kunci utama yang digunakan adalah “organizational culture” atau “corporate culture” dan “employee performance”.
Filter yang digunakan meliputi tahun publikasi 2017–2022, tipe dokumen artikel, tahap publikasi final, sumber jurnal, bidang subjek bisnis, dan bahasa Inggris. Dari proses awal diperoleh 82 dokumen. Setelah seleksi manual melalui judul, abstrak, dan kata kunci, tersisa 70 dokumen. Setelah penyaringan teks lengkap, diperoleh 56 artikel final untuk dianalisis.
Hasil Utama
56Artikel Final
48Studi Kuantitatif
29Publikasi Indonesia
14Sektor Perbankan
Temuan Penelitian
Indonesia merupakan negara yang paling dominan mempublikasikan artikel mengenai budaya organisasi dan kinerja karyawan, dengan 29 artikel. Posisi kedua ditempati oleh India. Dari 56 artikel empiris yang relevan, metode yang paling banyak digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu 48 artikel, sedangkan metode kualitatif hanya empat artikel.
Tren publikasi tertinggi terjadi pada tahun 2018, yaitu 14 publikasi atau 25% dari total riset. Penelitian paling banyak dilakukan pada perusahaan jasa nasional, yaitu 44 artikel atau 79%. Penelitian pada UKM paling sedikit, yaitu hanya satu artikel.
Pemetaan industri menunjukkan tiga bidang bisnis paling banyak diteliti: sektor perbankan sebanyak 14 artikel atau 25%, pendidikan atau perguruan tinggi sebanyak delapan artikel atau 14%, dan sektor perhotelan. Bidang yang paling sedikit diteliti mencakup farmasi, real estate, dan desainer.
Pembahasan
Studi ini memberikan penilaian menyeluruh tentang bagaimana kinerja karyawan dan budaya organisasi berinteraksi dalam perusahaan bisnis. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan berlaku pada hampir semua bidang bisnis. Kontribusi praktis penelitian ini adalah memberikan panduan bagi manajer dan pemilik organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan melalui pengembangan budaya organisasi yang kohesif dan kondusif.
Kesenjangan Riset
Penelitian masih perlu dilakukan pada sektor UKM, perusahaan multinasional, dan industri manufaktur. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk memperkaya literatur mengenai pengelolaan budaya organisasi yang dapat meningkatkan kinerja pada perusahaan multinasional dan UKM.
Keterbatasan
Keterbatasan kajian ini adalah hanya menggunakan basis data Scopus, sehingga belum mencakup database jurnal dan konferensi lain. Jenis dokumen yang digunakan hanya artikel, sehingga tidak mencakup buku, prosiding konferensi, catatan, dan jenis publikasi lainnya.
Kesimpulan
Studi pemetaan sistematis ini menganalisis pola literatur tentang budaya organisasi dan kinerja dalam konteks bisnis. Temuan menunjukkan konsentrasi studi pada Indonesia, metode kuantitatif, dan perusahaan jasa nasional, khususnya sektor perbankan. Penelitian lebih lanjut diperlukan pada perusahaan multinasional dan manufaktur untuk menjawab isu lintas budaya.
Referensi
Aseeri & Kang (2022); Augustrianto, Rahayu & Adi Wibowo (2018); Batcha, Jan, Subramani & Julie (2017); Bloomfield & Fisher (2019); Colquitt, Jason & LePine (2019); Diana et al. (2021); Driskill (2018); Fahim et al. (2021); Fry, Lynham & Tran (2023); Hofstede (2019); Ingsih, Astuti & Kadarningsih (2019); Irwan et al. (2020); Kitchenham (2004); Korma et al. (2022); Pawirosumarto, Setyadi & Khumaedi (2017); Petersen et al. (2008); Robbins & Judge (2018); Seixas et al. (2020); Webster & White (2010); Widarko & Anwarodin (2022).
💬 Tanyakan Soal Artikel Ini
Silakan klik tombol berikut untuk bertanya lebih lanjut, meminta penjelasan isi artikel, atau berdiskusi tentang peluang riset lanjutan.
🇬🇧 Mapping Research on Organizational Culture and Employee Performance in Business: A Systematic Review
Keywords: systematic review; employee performance; organizational culture; business organization.
Abstract
This study systematically maps research on organizational culture and employee performance in business published from 2017 to 2022. The Scopus database was searched using relevant keywords, yielding 56 studies that met the inclusion criteria. Quantitative studies in national companies dominated the literature, especially in Indonesia’s banking sector. Only two studies focused on multinationals. The mapping reveals gaps in research on cultural differences in multinationals and manufacturing industries.
Introduction
Organizational culture is one of the most critical elements affecting corporate performance. It determines how things are done in an organization and can become either a positive or negative force. Research on organizational culture remains important because improved employee and organizational performance may depend heavily on it.
Research Questions
R1: How is the publication trend in each country?
R2: What research methods and types are used?
R3: What is the publication trend from year to year?
R4: What are the business fields and ownership patterns in each country?
Literature Review
Organizational culture refers to implicit assumptions accepted by group members that determine behavior and responses to the environment. Employee performance refers to the ability of employees to achieve goals by effectively and efficiently using organizational resources.
Research Method
The study employed a Systematic Mapping Study methodology, a secondary study approach within the broader Study Literature Review strategy. The search used Scopus, targeting article titles, abstracts, and keywords with “organizational culture” or “corporate culture” and “employee performance.” The search covered 2017–2022 and was limited to journal articles in English within the business subject area.
Results
Indonesia dominated publication trends with 29 articles, followed by India. Of the 56 relevant empirical articles, quantitative research dominated with 48 articles, while qualitative research appeared in only four articles. Publication development reached its highest point in 2018 with 14 publications, or 25% of the total research.
Most studies focused on national service companies, accounting for 44 articles or 79%. Industry mapping showed that banking was the most frequently studied sector, with 14 articles or 25%, followed by education or higher education with eight articles or 14%, and hospitality.
Discussion
This systematic mapping study provides a comprehensive assessment of how employee performance and organizational culture interact in business enterprises. The findings confirm that organizational culture has a positive influence on employee performance across many business fields.
Research Gap
The study highlights the lack of research on multinational service companies, SMEs, and manufacturing industries, especially in relation to cross-cultural organizational culture issues.
Limitations
The study only used Scopus as the database and only included journal articles written in English. Future research is recommended to add other databases and include all types of publications.
Conclusion
This systematic mapping study analyzes patterns in the literature on organizational culture and performance in business contexts. The findings reveal concentration in Indonesia, quantitative methods, and national service companies, particularly banking. More research is needed in multinational and manufacturing companies to address cross-cultural issues.
References
Aseeri & Kang (2022); Augustrianto et al. (2018); Batcha et al. (2017); Bloomfield & Fisher (2019); Diana et al. (2021); Driskill (2018); Fahim et al. (2021); Fry et al. (2023); Kitchenham (2004); Petersen et al. (2008); Robbins & Judge (2018); Webster & White (2010); Widarko & Anwarodin (2022).
💬 Ask About This Article
Click the button below to ask for clarification, discuss the article, or explore future research collaboration.
🇸🇦 رسم خريطة البحوث حول الثقافة التنظيمية وأداء الموظفين في الأعمال: مراجعة منهجية
الكلمات المفتاحية: المراجعة المنهجية؛ أداء الموظفين؛ الثقافة التنظيمية؛ منظمات الأعمال.
الملخص
تقوم هذه الدراسة برسم خريطة منهجية للبحوث المتعلقة بالثقافة التنظيمية وأداء الموظفين في مجال الأعمال خلال الفترة 2017–2022. تم البحث في قاعدة بيانات سكوبس باستخدام كلمات مفتاحية ذات صلة، وأسفر ذلك عن 56 دراسة استوفت معايير الإدراج.
المقدمة
تعد الثقافة التنظيمية من أهم العناصر المؤثرة في أداء الشركات. فهي تحدد كيفية إنجاز الأعمال داخل المنظمة، ويمكن أن تكون قوة إيجابية أو سلبية. لذلك، لا يزال البحث في الثقافة التنظيمية مهماً للباحثين والممارسين.
أسئلة البحث
ما اتجاهات النشر في كل دولة؟
ما المناهج وأنواع البحوث المستخدمة؟
كيف تطورت المنشورات من سنة إلى أخرى؟
كيف تتوزع البحوث بحسب مجال الأعمال وملكية الشركات في كل دولة؟
منهجية البحث
استخدمت الدراسة منهج دراسة الخرائط المنهجية، وهو منهج دراسة ثانوي ضمن استراتيجية مراجعة الأدبيات. تم استخدام قاعدة بيانات سكوبس والبحث في العنوان والملخص والكلمات المفتاحية عن مصطلحات الثقافة التنظيمية أو ثقافة الشركات وأداء الموظفين.
النتائج
تصدرت إندونيسيا اتجاهات النشر بعدد 29 مقالة، تليها الهند. ومن بين 56 مقالة تجريبية ذات صلة، هيمنت الدراسات الكمية بعدد 48 مقالة، بينما ظهرت الدراسات النوعية في أربع مقالات فقط. بلغ النشر أعلى مستوى في عام 2018 بعدد 14 منشوراً، أي 25% من إجمالي الدراسات.
المناقشة
تؤكد الدراسة أن الثقافة التنظيمية تؤثر إيجابياً في أداء الموظفين في معظم مجالات الأعمال. كما تقدم إرشادات للمديرين ومالكي المنظمات لتحسين أداء الموظفين من خلال تطوير ثقافة تنظيمية متماسكة وداعمة.
فجوة البحث
تشير الدراسة إلى الحاجة إلى مزيد من البحوث في الشركات متعددة الجنسيات، والمشروعات الصغيرة والمتوسطة، والصناعات التحويلية، خاصة لفهم القضايا المرتبطة بالثقافات المتعددة.
القيود
اقتصرت الدراسة على قاعدة بيانات سكوبس وعلى المقالات المنشورة باللغة الإنجليزية، ولم تشمل الكتب أو الأوراق البحثية في المؤتمرات أو قواعد البيانات الأخرى.
الخلاصة
تخلص الدراسة إلى أن الأدبيات الحالية تتركز في إندونيسيا، وتستخدم غالباً المناهج الكمية، وتركز على شركات الخدمات الوطنية، خصوصاً القطاع المصرفي. هناك حاجة إلى توسيع الدراسات نحو الشركات متعددة الجنسيات والصناعات التحويلية.
💬 اسأل عن هذا المقال
يمكنك الضغط على الزر التالي لطرح سؤال أو مناقشة فرص البحث والتعاون الأكاديمي.
🌾 Pemetaan Panalungtikan Budaya Organisasi jeung Kinerja Karyawan dina Bisnis: Tinjauan Sistematis
Kecap konci: systematic review; kinerja karyawan; budaya organisasi; organisasi bisnis.
Abstrak
Artikel ieu sacara sistematis memetakan panalungtikan ngeunaan budaya organisasi jeung kinerja karyawan dina widang bisnis salila periode 2017–2022. Basis data Scopus dipaké pikeun milarian artikel kalayan kecap konci anu relevan, sarta kapanggih 56 artikel anu nyumponan kriteria inklusi.
Bubuka
Budaya organisasi mangrupa salah sahiji unsur penting anu mangaruhan kinerja perusahaan. Budaya organisasi nangtukeun kumaha pagawean dilakukeun di organisasi, sarta bisa jadi kakuatan anu positif atawa négatif.
Patarosan Panalungtikan
Kumaha tren publikasi di unggal nagara?
Metode jeung jinis panalungtikan naon anu dipaké?
Kumaha tren publikasi ti taun ka taun?
Kumaha sebaran widang bisnis jeung kapamilikan bisnis di unggal nagara?
Métode
Panalungtikan ieu ngagunakeun Systematic Mapping Study, nyaéta metode studi sekundér dina kerangka Study Literature Review. Pencarian dilakukeun dina basis data Scopus, kalayan kecap konci “organizational culture” atawa “corporate culture” jeung “employee performance”.
Hasil
Indonesia jadi nagara anu paling loba ngahasilkeun publikasi, nyaéta 29 artikel, dituturkeun ku India. Tina 56 artikel empiris anu relevan, metode kuantitatif paling dominan kalayan 48 artikel, sedengkeun metode kualitatif ngan aya dina opat artikel.
Pedaran
Studi ieu nunjukkeun yén budaya organisasi miboga pangaruh positif kana kinerja karyawan dina rupa-rupa widang bisnis. Ieu jadi pituduh pikeun manajer jeung pamilik organisasi supaya bisa ngaronjatkeun kinerja karyawan ku cara ngawangun budaya organisasi anu kohesif jeung kondusif.
Lolongkrang Panalungtikan
Panalungtikan masih perlu dilegaan kana perusahaan multinasional, sektor UKM, jeung industri manufaktur pikeun ngajawab isu lintas budaya jeung ngaronjatkeun pamahaman ngeunaan hubungan budaya organisasi jeung kinerja karyawan.
Kacindekan
Pemetaan sistematis ieu nganalisis pola literatur ngeunaan budaya organisasi jeung kinerja dina konteks bisnis. Hasilna nunjukkeun yén studi masih museur di Indonesia, ngagunakeun metode kuantitatif, sarta loba dilakukeun dina perusahaan jasa nasional, hususna perbankan.
💬 Tanyakeun Perkawis Artikel Ieu
Pencét tombol di handap kanggo naroskeun eusi artikel atanapi ngabahas kasempetan kolaborasi riset.
👋 Mari Terhubung
Ceritakan sedikit tentang Anda dan informasi yang ingin diketahui. Pesan akan disiapkan untuk dilanjutkan melalui WhatsApp Dr. Rusdin Tahir.
Pesan Siap Dilanjutkan
Informasi Anda telah disusun menjadi pesan WhatsApp. Klik tombol berikut untuk menghubungi Dr. Rusdin Tahir.