Materi edukatif untuk memanfaatkan lahan terbatas, mengolah sampah organik menjadi kompos, menanam pangan bergizi, dan membangun kebiasaan keluarga yang mendukung lingkungan sehat.
Pekarangan yang sempit tetap dapat menjadi ruang belajar, sumber pangan, tempat pengelolaan organik, dan sarana membangun kemandirian keluarga.
Urban farming perlu disesuaikan dengan lahan, air, waktu keluarga, kebutuhan gizi, serta kemampuan perawatan.
Mengukur cahaya, ruang, air, media tanam, waktu perawatan, serta jenis pangan yang dibutuhkan keluarga.
Menggunakan pot, polybag, vertikultur, hidroponik sederhana, atau bedeng sesuai kondisi dan kemampuan.
Mengolah sisa dapur dan daun menjadi kompos yang aman untuk mengurangi limbah dan menyuburkan tanaman.
Menanam beragam sayuran, mengatur jadwal tanam, memanfaatkan panen, dan menyimpan catatan pembelajaran.
Mulai dari skala kecil dengan tanaman yang mudah dirawat, lalu kembangkan berdasarkan hasil.
Pilih area yang memperoleh cahaya dan aman dari gangguan, serta tentukan sumber air.
Gunakan media bersih, wadah aman, bibit sehat, dan kompos yang matang.
Catat penyiraman, pertumbuhan, hama, cuaca, dan kebutuhan nutrisi.
Ukur hasil, penggunaan keluarga, penghematan, limbah yang berkurang, dan rencana tanam berikutnya.
Kebun keluarga harus mengutamakan keamanan pangan, kebersihan, dan kemampuan perawatan jangka panjang.
Wadah, air, media, dan kompos bebas dari bahan berbahaya.
Tanaman dipilih sesuai cahaya, ruang, musim, dan kebutuhan keluarga.
Pengendalian hama dilakukan secara aman dan tidak menimbulkan residu berbahaya.
Jadwal penyiraman, perawatan, panen, serta pembagian tugas keluarga dicatat.
Materi diperkuat oleh publikasi Unpad mengenai ketahanan pangan, hidroponik, pekarangan, kompos, dan pendekatan partisipatif.
Mengenalkan pemanfaatan lahan terbatas dan praktik urban farming untuk meningkatkan kesadaran ketahanan pangan.
Buka Sumber ResmiMengintegrasikan kompos dari limbah rumah tangga dengan pemberdayaan dan ketahanan pangan keluarga.
Buka Sumber ResmiMembahas diversitas pangan, urban farming terintegrasi, dan pemenuhan gizi seimbang keluarga.
Buka Sumber ResmiKebun keluarga tidak harus besar. Keberhasilannya terletak pada perawatan yang konsisten, tanaman yang sesuai, pembagian peran, dan penggunaan hasil yang bermanfaat.