Ekspektasi berbasis pengalaman, informasi, imitasi sosial, dan imajinasi dipilih sesuai konteks keputusan.
Contingent Expectations
Buku ini menelusuri bagaimana rumah tangga, investor, perusahaan, dan pembuat kebijakan membentuk harapan tentang masa depan dalam konteks sejarah yang berubah. Alexander Nützenadel dan Jochen Streb menawarkan model “contingent expectations”: pelaku ekonomi memilih strategi pembentukan ekspektasi sesuai pengalaman, biaya informasi, variasi hasil, dan tingkat ketidakpastian yang tidak dapat direduksi.
Kasus dari era pramodern, perang dunia, depresi, inflasi, Great Moderation, hingga Great Recession.
Risiko, pengalaman, biaya informasi, narasi, pembelajaran, dan krisis membentuk tindakan ekonomi.
Contingent Expectations: Tidak Ada Satu Model yang Cocok untuk Semua Konteks
Gagasan inti buku ini adalah bahwa pelaku ekonomi tidak selalu memakai satu model ekspektasi universal. Mereka memilih cara memperkirakan masa depan berdasarkan pengalaman pribadi, informasi pihak ketiga, biaya memperoleh informasi, besarnya variasi hasil, serta apakah keputusan berlangsung di bawah risiko yang dapat dihitung atau ketidakpastian yang tidak dapat dihitung.
Tema Inti Buku
Enam lensa untuk memahami pembentukan ekspektasi dan keputusan ekonomi dalam lintasan sejarah.
Risiko & Ketidakpastian
Buku membedakan risiko yang probabilitasnya dapat diperkirakan dari ketidakpastian Knightian yang tidak menyediakan probabilitas andal.
Toolbox Model Ekspektasi
Pelaku dapat mengandalkan pengalaman, informasi, imitasi sosial, atau ekspektasi yang dibayangkan sesuai situasi.
Pengalaman & Pembelajaran
Pengalaman personal dan kolektif memengaruhi penilaian risiko, inflasi, investasi, asuransi, serta respons terhadap krisis.
Narasi & Imitasi Sosial
Ketika informasi mahal atau terbatas, individu mengikuti perilaku orang lain dan narasi publik, termasuk dalam gelembung spekulatif.
Guncangan & Krisis
Perang, inflasi, depresi, krisis minyak, pandemi, dan resesi besar menguji serta mengubah cara masyarakat memandang masa depan.
Prediksi & Kebijakan
Peramalan ekonomi dan pengelolaan ekspektasi berkembang bersama kebijakan makro, tetapi tetap rentan terhadap perubahan konteks.
Peta Isi Buku
Sepuluh bab utama dan halaman awal sebagaimana tercantum pada daftar isi PDF.
Data & Ilustrasi Empiris
Angka berikut berasal dari contoh analitis dan studi kasus yang dibahas dalam PDF.
Contoh Bayesian memperkirakan probabilitas serangan teroris meningkat dari prior 0,5% menjadi 38% setelah pesawat pertama menghantam World Trade Center.
Setelah pesawat kedua menghantam, probabilitas posterior dalam ilustrasi tersebut mendekati 99%.
Di komunitas yang mengalami banjir, polis asuransi per kapita meningkat hingga 9%; pengaruh pengalaman itu memudar sekitar satu dekade.
Sekitar 70% paten Jerman yang diberikan pada 1891–1907 dibatalkan setelah lima tahun; hanya sekitar 5% bertahan sampai 15 tahun.
Lebih dari 57% inovator dalam data paten Italia meninggalkan patennya lebih awal, sedangkan sekitar 18% memperpanjang durasi awal.
Konsep buku diasah melalui proyek 2016–2024 yang melibatkan lebih dari empat puluh peneliti bidang ekonomi, hukum, sejarah, dan ilmu sosial.
Nilai untuk Pembaca Akademik
- Kerangka lintas disiplin yang menghubungkan teori ekonomi dengan bukti dan metode sejarah.
- Studi kasus untuk pengajaran ekonomi perilaku, sejarah ekonomi, risiko, keuangan, dan kebijakan makro.
- Model analitis untuk memahami heterogenitas keputusan ketika informasi, pengalaman, dan konteks berbeda.
- Pelajaran praktis tentang kerendahan hati epistemik, perencanaan kontingen, dan penggunaan memori sejarah.
